Selasa, 25 Februari 2014

Oli Yang Cocok Untuk Honda CB150R

Oli Motor 4T.jpg

Oli motor memiliki fungsi yang sangat penting pada mesin motor Anda. Fungsi utama oli motor adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi gesekan antar komponen mesin motor.
  2. Sebagai pendingin dair panas yang dihasilkan proses pembakaran dan gesekan antar komponen.
  3. Sebagai perapat celah antara piston dengan silinder.
  4. Sebagai peredam getaran dan suara bising hasil benturan piston, batang piston dan poros engkol.
  5. Sebagai pembersih kotoran hasil gesekan antar komponen mesin.
  6. Sebagai anti karat.

Khusus untuk Honda CB150R berdasarkan buku manualnya oli yang cocok adalah oli dengan spesifikasi JASO MA menunjukkan bahwa oli tersebut digunakan untuk tipe kopling basah. Sedangkan oli dengan spesifikasi JASO MB tidak cocok untuk Honda CB150R karena untuk tipe kopling kering seperti motor matic atau mobil. Tingkat API Service yang diperbolehkan adalah SJ/SL/SN. Semakin tinggi angka alfabetnya semakin bagus. Sedangkan tingkat viskositas berkisar antara SAE 10W-40, 10W-30 atau 5W-30.

Dari pabrikan AHM sendiri oli yang disarankan untuk Honda CB150R adalah SPX-1. Sedangkan oli lain yang bisa digunakan adalah Shell AX7, Enduro Racing 4T, Castrol Power One, Motul 5100 dan lain-lain yang penting memenuhi spesifikasi di atas.

Untuk masa penggantian oli dari beberapa merk disarankan untuk mengganti oli mesin setiap 4.000 km tapi sebaiknya penggantian oli mesin motor setiap 2.000 km atau 3.000 km maksimal supaya mesin lebih awet karena beban kerja motor tidak selalu ideal misalnya sering melewati jalanan yang macet atau menempuh perjalanan jauh tanpa istirahat. Sehingga kemampuan oli mesin untuk melindungi mesin dari gesekan bisa lebih cepat melemah.

Saya sendiri dalam keseharian menggunakan beberapa oli mesin ini tergantung pada kebutuhan dan kondisi ekonomi:

  1. Shell AX7 10W-40: oli ini dipakai kalau budget terbatas dan sedang membutuhkan performa motor yang biasa saja dengan getaran mesin yang halus dan perpindahan gigi yang nyaman.
  2. Yamalube Super Sport 10W-40: oli ini dipakai kalau membutuhkan performa motor yang maksimal dengan getaran mesin minim dan perpindahan gigi yang nyaman.
  3. Top One Evolution MC 10W-40: oli ini hampir mirip dengan Shell AX7 10W-40 tetapi memiliki performa mesin dan kenyamanan yang jauh lebih baik dan bisa dipake lebih lama (3.000 km) karena oli full sintesis.

Sekian informasi yang saya pelajari dari buku manul Honda CB150R dan berbagai sumber, semoga bermanfaat.

Beberapa artikel lain yang bermanfaat dalam perawatan dan troubleshoot Honda CB150R sebagai berikut:

  1. Sharing pemakaian Honda CBR 150R FI 8 tahun, mesin mirip dgn Honda CB150R dan banyak suku cadang yang sama termasuk oli mesin sama.
  2. Bensin yang cocok untuk Honda CB150R FI.
  3. Solusi oli rantai yang murah dan bikin rantai awet nggak cepat kendor.

Sumber referensi:

  1. Buku Manual Honda CB150R.
  2. Fans Page Honda CB150R StreetFire Lover on Facebook.
  3. Pembahasan Oli CBSF oleh Master Sena Ponda.

Bensin Untuk Honda CB150R

Sebagai pengguna baru motor Honda CB150R tentu saja salah satu hal yang harus kita ketahui pertama kali adalah bensin yang cocok untuk motor kita Honda CB150R itu apa?

Pertama kita harus tahu spesifikasi mesin dari Honda CB150R itu adalah mesin DOHC 4 tak 150 cc, dengan 6 percepatan dan kompresi mesin 11:1. Dilihat dari speknya adalah sebuah mesin canggih high performance dengan kompresi yang sangat tinggi.

Setiap mesin motor dengan kompresi tertentu membutuhkan kadar oktan tertentu pula pada bensinnya. Hal ini dikarenakan semakin tinggi kadar oktan pada bensin maka semakin tahan bensin itu terhadap kompresi mesin sebelum terbakar dan semakin besar pula energi bakarnya. Jika bensin tidak bisa bertahan pada tingkat kompresi mesin dan terbakar sebelum busi mengaktifkan pembakaran akan terjadi knocking yang bisa berdampak pada rusaknya piston.

Penggunaan jenis bensin tergantung pada tingkat kompresi mesin yang dibedakan menjadi sebagai berikut:

No Rasio Kompresi Jenis Bensin
1 7:1 - 9:1 Premium (RON 88)
2 9:1-10:1 Pertamax (RON 92)
3 10:1-11:1 Pertamax Plus (RON 95)

Dilihat dari jenis kompresi mesinnya maka Honda CB150R idealnya menggunakan bensin berjenis Pertamax Plus (RON 95). Tetapi karena Honda CB150R ini dipasarkan di Indonesia sehingga oleh pabrikan telah disesuaikan dengan setting pengapian yang sesuai untuk BBM di Indonesia sehingga bisa meminum Premium (RON 88) atau yang lebih tinggi misalnya Pertamax atau Pertamax Plus sekalipun.

Jadi untuk bensin Honda CB150R itu bisa menyesuaikan kompresi dompet kita. Bagi yang mampu dan ingin performa maksimal bisa make Pertamax, tapi jika dompet tidak mengizinkan bisa menggunakan bensin Premium.

Sekian informasi yang ane pelajari dari buku manual dan dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.

Sumber:

Senin, 17 Februari 2014

Pengalaman Pemeriksaan Swing Arm Honda CB150R di Ahass

Pada tanggal 15 Februari 2014 kebetulan saya ada waktu untuk memeriksakan Honda CB150R ke Ahass setelah sebelumnya mendengar ada pemeriksaan swing arm Honda CB150R gratis bagi motor yang tidak ada nomor seri di swing armnya yang kebetulan motor saya juga.

Begitu tiba langsung dijawab oleh pegawai Ahass Honda Utama Motor Jl. Parangtritis dengan ramah. Setelah aku jelaskan bahwa honda CB150R saya swing armnya tidak ada nomor serinya langsung memeriksa swing arm motor dan bilang, "langsung diganti pak, lama penggantian sekitar 2 jam". Ya udah deh langsung di proses dan aku tungguin. Pada saat diganti aku cuma diminta buku servis, ktp dan stnk saja, gratis tanpa biaya.

Setelah selesai penggantian swing arm kemudian mekanik ahassnya bilang kalo seharusnya dapat voucher rupiah yang hanya bisa digunakan di Ahass tetapi karena belum dikirim jadi saya diminta meninggalkan nomor hp saja biar bisa dihubungi kalo vouchernya datang.

Yah begitulah pengalaman saya memeriksakan swing arm Honda CB150R, gratis tapi belum dapat voucher rupiah.

Top Speed Honda CB150R

 

Honda CB150R adalah salah satu motor 4 tak 150cc yang paling cepat dikelasnya. Banyak yang penasaran berapa sih top speed maximal dari sebuah motor Honda CB150R?
Pengujian top speed adalah suatu hal yang sangat berbahaya terutama karena Honda CB150R adalah motor dengan top speed tinggi karena pada kecepatan di atas 100 kph rem tidak akan mampu menghentikan laju motor dengan cepat dan bahkan pengereman cepat yang tidak seimbang bisa berakibat pada hilangnya kendali motor sehingga menyebabkan kecelakaan.

Saya sendiri sebagai rider Honda CB150R pernah merasakan kecepatan Honda CB150R hingga 128 kpj dengan kondisi mesin standar, bensin premium, oli spx-1, dan berat rider 90 kg. Untuk mendapatkan kecepatan itu tidak membutuhkan track lurus yang terlalu panjang karena akselerasi Honda CB150R sangat cepat.

Tetapi rider Honda CB150R banyak juga yang telah mengupload video mereka saat melakukan pengujian top speed, berikut saya berikan daftarnya:

  1. Bro Arif Purwito berhasil membukukan top speed 128 kpj, dengan mesin standar. Pengukuran dimulai dari gigi 6 tidak dari diurut dari gigi 1. Menurut beliau biasanya mendapat top speed 137 kpj kalau shifting rpm dimulai dari gigi 1. Berikut videonya:
  2. Bro Tupay Tupe berhasil membukukan top speed 132 kpj, dengan spec motor berikut:
    - Mesin standar.
    - Ban belakang IRC Road Winner 120/70, depan 90/80 bawaan.
    - Bahan Bakar: Premium.
    - Oli: SPX-1.
    Berikut videonya:
  3. Bro Andi Taratak berhasil membukukan top speed 153 kpj, dengan spec motor berikut:
    - Mesin standar.
    - Knalpot R9.
    Berikut videonya:

Saya sendiri sebagai rider Honda CB150R belum sempat merekam video top speed motor milik saya karena belum tersedianya peralatan holder handphone atau pegangan handphone untuk motor. Bagi rider yang ingin mengetahui berapa kecepatan GPS dari video di atas bisa menghitung dengan rumus pada postingan ini http://ariefjourney.blogspot.com/2014/02/perbedaan-top-speed-cb150r-di-speedo.html.

Minggu, 29 Desember 2013

Pengalaman Menggunakan Honda CB150R Selama Dua Bulan

Hari ini saya menuliskan pengalaman menggunakan Honda CB150R selama dua bulan ini, termasuk susah dan senangnya.

Perjalanan lumayan jauh yang sudah ditempuh adalah jogja-kebumen PP dalam sehari pada saat odometer masih sekitar 500 km.

Pengalaman yang dirasakan adalah laju dan akselerasi motor cukup kencang, suspensi nyaman dan stabil, dan riding position buat touring nyaman, sampai jogja ga merasa pegel dan masih bisa browsing2 internet sampai jam 2 malam. Permasalahan yang dialami adalah mengalami beberapa kali selip kopling karena suhu terlalu panas, mungkin karena dipacu tanpa henti sehingga air radiator menguap, terbukti pada waktu service 1.000 km pertama air radiator berkurang banyak pada waktu diperiksa oleh bengkel ahass..

Kemudian setelah servis pertama 1.000 km aku juga melakukan perjalanan menuju Banjarnegara dan juga ke Gombong lalu balik ke Jogja.

Motor Honda CB150R tidak mengalami masalah untuk melewati daerah pegunungan di Wonosobo dan suspensinya lumayan lembut untuk melewati jalan-jalan yang agak rusak di daerah Purworejo. Agak ngeri juga pas perjalanan malam hari atau pas lewat daerah pegunungan yang sepi kalo mengalami kemacetan karena solo riding dan peralatan yang dibawa ga lengkap, tapi alhamdulillah sampai tujuan dengan selamat.

Permasalahan pertama yang wajar pada sepeda motor yang menggunakan rangka dari besi adalah munculnya karat pada bagian rangka yang catnya mengelupas. Tetapi dengan perawatan yang bagus akan bisa dikendalikan dan diminimalkan.

Permasalahan yang kedua adalah air radiator bawaan yang kurang atau memang berkurang karena sering kepanasan terus mesinnya, maklum suka jalan-jalan jauh. Solusinya adalah kalau mesin ada gejala overheat segera diperiksa air radiatornya dan ditambah air radiatornya. Tapi jangan terlalu penuh karena pada saat mesin panas akan memuai dan bisa tumpah kalau kepenuhan, perhatikan tanda atas-bawah pada bagian reservoir radiator.

Sejauh ini kondisi motor sangat bagus dan suara mesin sangat halus, karena aku juga bawanya halus juga ga suka geber-geber ga jelas... heheh. Untuk shifting gigi 1 ke gigi 2 pada 6.000 rpm, lalu gigi 2-4 biasanya shifting gigi pada 8.500 rpm dan shifting gigi 5 ke 6 pada 11.000 rpm dan itupun hanya beberapa kali saja untuk mencoba top speed. Biasanya kalau pas jalan-jalan di 5.000-7000 rpm saja.

Sejauh ini sampai odo meter 3.500 km, sudah servis rutin 2 kali tapi hanya penggantian oli saja.

Sekian artikel ini semoga bermanfaat..

Senin, 23 Desember 2013

Murahnya paket blackberry internet service (BIS) Fun 6 bulan

Kali ini aku akan mencoba untuk sharing tentang murahnya paket blackberry internet service (BIS) fun 6 bulan. Bagi yang terbiasa menggunakan blackberry pasti akrab dengan blackberry internet service atau BIS dari berbagai operator yang mendukung layanan ini.

Biasanya blackberry internet service dibagi dalam beberapa jenis yaitu:

1. Paket Email and Chat: yaitu paket BIS yang bisa mengakses email push dan chatting dengan BBM, Yahoo Messenger, Google Talk, MSN Messenger, paket ini tidak bisa membuka aplikasi social media dan web browser. Untuk membuka web browser bisa menggunakan WIFI. Paket ini biasanya dihargai antara Rp 40.000/bln-Rp 60.000/bln oleh operator.

2. Paket Social Media dan Chat: yaitu paket BIS yang bisa mengakses aplikasi social media termasuk facebook, twitter dan myspace dan chatting dengan BBM, Yahoo Messenger, Google Talk dan MSN Messenger, paket ini tidak bisa membuka web browser. Untuk membuka web browser bisa menggunakan WIFI. Paket ini biasanya dihargai antara Rp 40.000-Rp 50.000 oleh operator.

3. Paket Full BIS: adalah paket BIS yang bisa mengakses semua aplikasi social media, aplikasi chatting, push email, blackberry map dan web browser. Paket ini biasanya dihargai antara Rp 80.000-Rp 100.000 oleh operator.

4. Paket BIS Fun: adalah paket BIS yang bisa mengakses semua aplikasi social media, blackberry map dan web browser. Kekurangan paket ini tidak bisa mengakses aplikasi chatting khusus Yahoo Messenger, Google Talk dan MSN Messenger tetapi masih bisa mengakses aplikasi BBM dan aplikasi chatting lain seperti Whatsapp yang didownload dari App World. Selain itu paket ini juga tidak bisa mengakses push email. Paket BIS terakhir ini terbilang murah karena biasanya diharga Rp 125.000/6 bln oleh operator atau sekitar Rp 22.500/bln.

Beberapa bulan yang lalu aku tertarik dan mencoba menggunakan paket BIS Fun 6 bulan dari salah satu operator berlambang angka. Dan sampai saat ini sangat puas dengan pilihanku itu. Karena dengan paket ini aku bisa ngeksis dan update status di social network facebook, twitter, foursquare dari blackberryku, dan bisa chatting lewat BBM dan Whatsapp. Ketika dalam perjalanan aku juga bisa mencari arah dengan Blackberry Map dan yang paling penting bisa membuka web browser kapanpun dan di manapun dari ponsel blackberryku.

Semuanya itu hanya dengan harga Rp 22.500/bln sehingga terbilang sangat murah. Kalau Anda tertarik dengan paket layanan internet blackberry ini silahkan mencobanya.

Sekian tulisan ini semoga bermanfaat.

Cara Mengetahu Nomor Telkomsel, Indosat, XL, Three, Axis, Fren, Smart Fren dan Nokia CDMA

Kadang kala kita lupa terhadap nomor ponsel kita sendiri khususnya bagi pengguna modem internet karena nomor ponsel pada kartu jarang sekali digunakan. Padahal nomor ponsel ini sangat penting sekali pada saat pengisian ulang pulsa secara elektronik.

Tetapi jangan khawatir jika Anda lupa panda nomor ponsel Anda sendiri, karena ada langkah untuk mengetahuinya lewat ponsel Anda dengan mudah:

No.

Jenis Kartu

Langkah Mengetahui Nomor Ponsel

1

Telkomsel

Ketik *808# kemudian tekan tombol call.

2

Indosat (IM3 dan Mentari)

Ketik *777*8# lalu tekan tombol call.

3

XL

Ketik *123*22*1*1# lalu tekan tombol call.

4

Three

Ketik *998# lalu tekan tombol call.

5

Axis

Ketik *2# lalu tekan tombol call.

6

Fren

Kirim SMS yang berisi teks STATUS ke nomor 551.
Setelah itu Anda akan menerima SMS balasan yang terdapat nomor ponsel Anda sendiri.

7

Ponsel Nokia CDMA

Ketik *3001*kode pengaman handphone#
Kode pengaman ponsel nokia kalau belum dirubah adalah 12345.

Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat..

Sumber http://ariefsujatmiko.blogspot.com/2012/12/cara-mengetahui-nomor-ponsel-sendiri.html