Kamis, 02 Juli 2026

Memelihara Sepeda Lipat



Seiring bertambahnya usia, badan mulai kurang nyaman ketika diajak lembur entah urusan kerjaan atau sekedar mencari tahu sesuatu untuk mengobati rasa penasaran, sehingga aku memutuskan untuk mencoba olah raga rutin minimal 3 jam per minggu.  Kemudian pilihan olah raga yang memungkinkan adalah jogging atau sepedaan. Dan pilihan jatuh pada sepedaan supaya bisa olah raga sambil refreshing fikiran.

 

Di rumah saya ada sepeda MTB tetapi dipinjam oleh saudara sehingga saya membeli lagi sebuah sepeda baru di sebuah toko sepeda di Kebumen. Pilihan jatuh pada sepeda Pacific RX2980 versi pertama karena di toko itu sepeda lipat yang memiliki perpindahan gear cuma itu dan warnanya menurut saya lumayan keren. Sepeda itu memiliki roda 20 inchi dan rangka yang cukup berbobot karena terbuat dari besi.

Setelah cukup lama sibuk dan lupa untuk olah raga rutin akhirnya sepeda itu rusak dan memerlukan restorasi. Sambil restorasi sekalian saya melakukan beberapa upgrade sebagai berikut:

  • Handle bar saya ganti dengan model flatbar merk United yang terbuat dari alloy.
  • Tiang sadel (steam post) saya ganti dengan alloy supaya lebih ringan.  
  • Ban saya ganti dengan Schwalbe Road Cruiser 20 x 1.75 dengan tekanan ban maksimal 70 PSI karena saya terbiasa menggunakan tekanan ban 60 PSI untuk ban depan maupun belakang.
  • Hub roda saya ganti dengan freehub Oxo yang menggunakan sprocket model cassete.
  • Sprocket saya ganti dengan cassete Oxo 7 speed 11T-32T supaya pilihan gear ratio lebih bervariasi.
  • Chainring untuk gear depan saya ganti dengan 52T supaya memutar pedalnya tidak perlu terlalu cepat.
  • Pedal saya ganti dengan pedal sepeda BMX merk United. 

 

Untuk mengganti sprocket menggunakan cassete saya terpaksa mengganti hub juga dengan freehub karena hub bawaan menggunakan sprocket ulir. Untuk pemasangan sprocket 7 speed pada freehub standar 8/9/10 speed membutuhkan spacer 4,5 mm yang dipasang sebelum sprocket tidak seperti sprocket 8/9/10 speed yang memiliki panjang yang sama sehingga tidak memerlukan spacer. Saya menggunakan sprocket 7 speed karena mempertahankan shifter shimano 7 speed bawaan sepedanya.

 

Karena sepeda ini ternyata adalah sepeda yang sangat entry level maka upgrade ini bisa digunakan di beberapa merk sepeda entry level yang lain yang harga sekennya sudah sangat murah. Setelah mempelajari beberapa opsi upgrade pada komponen sepeda ternyata tingkat common part pada komponen sepeda sangat tinggi dan hampir semua komponen yang jenis dan ukurannya sama bisa diganti dengan komponen dari merk lain misal antara merk Pacific, United, Polygon atau merk turunannya seperti Exotic atau Element. Contohnya komponen rem cakram baik hydrolic maupun mekanik, hub sepeda, sprocket, shifter, handle bar, steam post dan jenis komponen lainnya.

Saat ini sepeda ini hampir 2 hari sekali saya pakai untuk olah raga pagi. Setelah restorasi dan beberapa upgrade sekarang shifting gear akurat dan putaran ban terasa lebih ringan karena freehub sudah menggunakan bearing. Demikianlah pengalaman saya memelihara sepeda lipat, semoga bermanfaat.